Arsip untuk Desember, 2008

Openfire & Spark

Posted in Press Release on Desember 15, 2008 by indracyd
Open fire Chat Server

Open fire Chat Server

Beberapa feature yang akan dikembang Bung Cyd! bersama-sama dengan SIT (Support Information Technology) Dept. Diantaranya adalah membangun Chatt server, karena fungsinya ini dapat meminimalisasi frekuensi penggunaan telp antar dept & antar cabang diberbagai kota (Jakarta, Bogor, Cibubur, & Cileungsi).

Cyd! memilih Openfire sebagai chatt server & Spark sebagai chatt kliennya. Permulaan instalasi begitu mudah, tinggal pengembangannya yang dikonfigur lebih detail.

Aplikasi ini dibangun menggunakan Java, jadi tampilan begitu indah & halus :P

Cyd! use@CentoOS 5 / Openfire 3.6.2 / Spark 2.5.8

Observasi VoIP

Posted in Cyd!Experience on Desember 15, 2008 by indracyd

Persiapkan data & infrastruktur bagi Anda yang hendak menambah teknologi ini (VoIP) ke dalam perusahaan Anda. Jika ide awalnya u/ menghilangkan biaya telepon antar perusahaan di kota (contoh, Jakarta – Bogor atau sebaliknya), yang perlu dipersiapkan adalah sbb :

Data:

  1. Amati penggunaan telepon pada PABX, buat report : A. Line keluar lebih banyak dari Bogor – Jakarta, atau Jakarta – Bogor? / B. Atau k2nya sama2x memiliki tingkat frekuensi sama banyaknya.
  2. Amati penggunaan extension PABX, diterapkannya VoIP untuk menghilangkan biaya Telkom  antara Jakarta – Bogor atau sebaliknya, namun line pada perangkat VoIP terbatas. Jadi perhatikan hal ini dengan bijak dan seksama, buat aturan & report semaksimal mungkin agar frekuensi pemakaian line VoIP ini dapat imbang.
  3. Jika k2 diatas sudah mendapatkan data2x yang akurat, tinggal kepada spesifikasi teknik, yang masuk dalam daftar infrastrukturnya.

Infrastruktur :

  1. Masing2x PABX (Jakarta & Bogor) speknya harus kita kuasai dengan perangkat VoIP dengan yang akan kita implementasikan. Apalagi jika kita gunakan VoIP berbasis Opensource, seperti Asterik.
  2. Bandwidth internet, Link Lokal (IIX) minimal yang harus kita miliki adalah 256 Mbps, referensi gunakan 512 Mbps  (VoIP standard penggunaan bandwidthnya 8 Kbit).
  3. Extension PABX antar lokasi jangan ada yang sama, gunakan perbedaan, misal, Jakarta menggunakan extension kepala 100, Bogor menggunakan extension 200.
  4. Siapkan CO Line Telkom secukupnya (lihat pada bagian Data).
  5. Siapkan Port FXO & FXS yang cukup, jika pada masing2x lokasi memiliki 100 karyawan, gunakan perbandingan minimal 1:25 referensi ideal 1:12. Lihat bagian Data, port FXO & FXS mana yang perlu banyak, di Jakarta atau di Bogor, jika ke2 lokasi memiliki frekuensi penggunaan yang tinggi, 2 titik lokasi ini perlu seimbang.
  6. Nah, sesuai pengalaman Cyd! sediakan perangkat releaser disconnect tone, fungsinya adalah untuk mengirim sinyal pemutus ke perangkat VoIP tatkala kita selesai melakukan percakapan telepon, karena sebagian besar problemnya adalah disini.
  7. Sebelum fix implementasi, lakukan trial ± 1 minggu.

Naskah ini terus diupdate untuk menampilkan informasi yang akurat & terpercaya…Cyd!

  1. Baca VoIP
  2. Baca Bandwidth